Untuk.. Cukup.

Untuk makan, aku tak perlukan suapan.
Aku cuma perlukan pinggan, biar aku harus merangkak untuk menelan.

Untuk berlari, aku tak payah menyarung jersi.
Aku cuma perlukan kaki, biar hitam dibakar mentari aku tak peduli.

Untuk menyanyi, aku tak perlukan melodi.
Aku hanya perlukan suara, untung untung penuh kantungku dengan syiling semua.

Untuk pandai, aku tak perlukan buku rampai.
Aku hanya perlukan otak, biar kucerna semua yang berguna.

Untuk hidup, aku tak minta payungan di bawah redup.
Cukuplah kudratku, biar berat lembap gerak akanku terus mengheret.

Untuk bertanya, tak perlu tanyakan padaku kenapa.
Cukup dengan fitrahku, aku manusia yang serba ingin tahu.

Untuk menjawab, aku tak perlukan sebab.
Cukup dengan nawaitu, bagus atau tidak terpulanglah pada kamu.

Untuk bertugas, aku tak perlukan ganjaran besi atau kertas.
Cukuplah perintah yang jelas, kerna aku malas untuk melihat kompas.

Untuk menulis, aku tak perlu mengemis.
Cukup dari aksara ke aksara aku meniti, dari awal hidupku hingga matiku nanti.

Advertisements

One thought on “Untuk.. Cukup.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s