Goncang

Ada detiknya tutur aku cukup banyak.

Panjang berjela beranak anak.

.

.

Namun,

ada satu ucap yang tak pernah aku izinkan menyinggah.

Kelu langsung pun tidak mengapa.

.

.

.

Terus.

Kiat lisan sampai khatam, biar bisu aku dalam kalam.

.

.

.

.

Kalau perlu, kacip saja lidahku.

Tidak pernah aku kepingin menggoncang penimbang agung Sang Pencipta.

.

.

.

Bro..

Amarah itu pasti, namun sabar itu lebih suci dan wajar diruji. Aku sahabat, hanya pesan yang aku mampu. Sepertimana yang kau titipkan,

Tunggu dan lihat. Huhu.

.

.

Walaupun mungkin benar katamu, aku kenal akanmu, tahu akanmu,

namun selebihnya, semuanya, hanya kau sebagai penghidup, dan Dia sebagai pemilik, saja yang tahu.

.

.

p/s : Sudahlah. Biarkan dia hidupi hidupnya dengan tenang, sepertimana dia redhai tenangnya hidup kita semua.

_______________________________

Di keheningan malam
tafakur di kesyahduan
merindui janji Mu Tuhan
bantuan di perjuangan..

Kutitiskan air mata
taubat segala dosa
moga terangkat penghijab kalbu
antara kau dan aku..

Ya Allah ya Tuhanku
kusujud pada kudrat Mu
kuserahkan jiwa ragaku
pada takdir iradat Mu..

Pimpinlah daku dalam redha Mu
kasihi daku dalam rahmat Mu
hanya pada Mu aku mengadu
ya Allah ya Tuhanku…

..credits to zikraa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s